Home » » Sejarah Pomade

Sejarah Pomade


Sejarah Pomade
Minyak Rambut Pomade

Pada awal abad ke-19 Pomade itu dibuat dari lemak beruang dan bahan ini yang paling umum dan sering digunakan. Kemudian di abad ke-20an mulai bermunculan bahan2 Pembuat Pomade seperti Petroleum Jelly, Lilin lebah, dan Lemak Babi (Waduh ngeri amat minyak babi wakwakwak). Dahulu kala dan sampai sekarang pun, Pomade ini merupakan minyak rambut yang populer gan, sampe hampir semua artis ngetrend pake Pomade.

POMADE adalah sebuah minyak (oil) atau dapat dikatakan wax yang digunakan untuk memudahkan menata gaya rambut anda sekalian. Pomade bakal membuat rambut tampil apik, rapi dan mengkilap. Tidak seperti hair spray dan gel rambut. Pomade dibuat dari bahan dasar minyak yang membuat rambut agan terlihat shiny(mengkilap) dan tetap rapi sepanjang hari . Karena bahan dasarnya minyak, Pomade agak sedikit agak susah dibersihkan dari rambut.


Sejarah Pomade
Penggunaan Pomade Zaman Dulu
Menurut sejarawan bernama Anthony Reid seperti dikutip oleh Majalah Historia, ada beberapa versi sejarah penggunaan gaya rambut yang disebutnya gaya rambut sapu ini. Pertama, karena seorang raja Siam yang marah karena nasinya sering kejatuhan rambut pelayannya. Kedua, gaya rambut ini dipakai oleh perempuan untuk menipu orang Birma (sekarang Myanmar) agar nganggep kaum wanita di garis belakang pertempuran adalah juga serdadu pria. Ketiga, mata-mata Chiengmai harus memotong pendek rambutnya biar keliatan culun dan nggak menarik perhatian. Ya intinya, di masa itu rambut pendek cepak disisir sapu itu diasosiakan sebagai gaya rambut budak deh.

Pomade dulunya lebih populer daripada saat ini. Untuk menciptakan model rambut klimis pada laki-laki, beragam produk dan merek pomade yang dipasarkan. Di pertengahan abad ke-20 tren pomade begitu populer.

Contoh paling umum gaya rambut yang cocok menggunakan pomade adalah pompadour, rambut tersapu tinggi ke atas seperti gaya rambut Madame de Pompadour istri King Lous XV. Selebriti yang memakai model ini adalah Elvis Presley.

Model rambut lain yang pas dengan pomade adalah quiff. Model ini menggabungkan model pompadour pada 1950-an dan gaya mohawk. Cirinya adalah rambut di bagian depan kepala disikat ke atas.

Lalu model duck tail yang populer di era 50-an dengan gaya rambut disisir ke belakang, seperti rambut John Trovolta di film populer Grease di pada '78.

Berlimpahnya laki-laki memakai pomade melahirkan sebutan khusus bagi mereka, yaitu ‘greasers’.

Pada masa itu laki-laki memakai pomade yang sangat banyak untuk menahan rambut tidak berubah bentuk. Dalam perkembangannya, terutama dalam budaya urban dewasa ini, laki-laki memakai pomade untuk bergaya.

Pomade dipakai untuk menciptakan model spike seperti paku yang berdiri kaku di kepala. Pomade juga seringkali dipakai untuk membuat beberapa gaya rambut klasik. Juga mengesankan tampilan basah pada rambut, meskipun kenyataannya rambut tetap kering.

Ratusan produk berbeda bertebaran di pasar saat ini. Masing-masing memiliki jumlah minyak yang berbeda, biasanya petroleum jelly, lilin lebah, dan zat aditif untuk memberikan aroma. Laki-laki yang ingin rambutnya kaku lebih lama, disarankan memakai produk dengan kandungan lilin yang lebih tinggi.

Namun jika hendak bergaya dengan rambut bersinar dan tidak terlalu kaku, produk pomade yang mengandung minyak atau lemak lebih banyak dengan lilin sedikit adalah yang terbaik.

Berbagai pilihan pomade banyak ditawarkan sehingga memilih pomade rambut pun sangat tergantung pada pilihan gaya pribadi masin-masing lelaki. 
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2014. Pomade Indonesia - All Rights Reserved
Template by Creating Website Editing by Pomade Indonesia
Proudly powered by Blogger